Hari Anak Nasional Ke-41 Tahun 2025: “Mulai Dari Enam Nilai Dasar Hingga Sapa 129″
Kanal-kesehatan.com – Memiliki satu hari yang dirayakan adalah sebuah kebahagiaan. Terlebih yang dirayakan adalah sebuah momen istimewa. Seperti Hari Anak Nasional yang diperingati setiap tanggal 23 Juli, sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 44 Tahun 1984 tentang Hari Anak Nasional. Pada tahun 2025 memasukin perayaan yang ke -41.
Perayaan Hari Anak Nasional Tahun 2025 mengusung tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat menuju Indonesia Emas 2045” Anak hebat seperti apa dan bagaimana persiapan menuju Indonesia EMAS 2024?
Tema Hari Anak Nasional Tahun 2025
Berbagai upaya pemerintah melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia dalam mewujudkan banyak harapan untuk anak Indonesia. Hingga beberapa rumusan kemudian ditetapkan dan diterapkan.
“Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”
Seperti pemilihan tema yang menjadi tekad kuat dalam membentuk generasi tangguh, sehat dan terlindungi. Tema Utama yang digaungkan adalah “Anak Hebat, Indonesia Kuat menuju Indonesia Emas 2045” Dipertegas dalam 5 (lima) Sub Tema Berkelanjutan sebagai berikut:
- Generasi Emas Bebas Stunting: Investasi Gizi Sejak Dini.
- Pendidikan Inklusif untuk Semua: Tak Ada Anak Tertinggal.
- Anak Cerdas Digital: Aman dan Positif di Dunia Maya.
- Stop Perkawinan Anak: Wujudkan Impian Anak Indonesia.
- Anak Terlindungi menuju Indonesia Emas 2045: Hentikan Kekerasan Sekarang!
Terdapat pula 6 (Enam) nilai dasar yang diharapkan dapat terstimulasi dari peringatan Hari Anak Nasional kali ini.
Nilai Dasar Anak Indonesia
Nilai-nilai dasar ini, diharapkan mampu menjadi fondasi anak Indonesia sebagai generasi emas Indonesia di masa depan. Disarikan menjadi enam nilai dasar, bekal terbaik bagi anak Indonesia.
Enam Nilai Dasar tersebut adalah
- Berakhlak Mulia
- Bahagia
- Peduli
- Berani
- Cerdas
- Solidaritas

Menjadi anak Indonesia berkarakter.
- Berakhlak Mulia
Anak Indonesia yang berakhlak mulia digambarkan dengan perilaku yang terpuji sesuai dengan tuntunan agama dan nilai nilai moral. Perilaku tersebut dicerminkan dalam tindakan, perkataan, dan sikap sehari-hari baik di lingkungan sekolah maupun lingkungan keluarga. - Bahagia
Perasaan bahagia adalah perasaan positif seperti senang, gembira, termasuk rasa aman yang diharapkan dapat dirasakan oleh anak dalam menjalankan kehidupan sehari-hari - Peduli
Merupakan nilai dasar dan sikap yang hendaknya dimiliki anak dalam mereka berinteraksi dan bertindak terhadap kondisi atau keadaan sekitarnya. - Berani
Anak Indonesia harus berani. Berani mengambil resiko yang positif. Sebab anak Indonesia harus percaya diri dan tidak takut menghadapi tantangan. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan keberanian, salah satunya dengan menumbuhkan kreativitas selain menumbuhkan karakter tangguh pada anak. - Cerdas
Jelas anak Indonesia harus cerdas. Upaya-upaya memberikan pendidikan yang berkualitas, mengembangkan kreativitas, pembelajaran berbasis teknologi yang terus dikembangkan, serta membangun untuk terus berfikir kritis akan menjadikan anak Indonesia pintar, kreatif dan inovatif. Memberikan akses pendidikan yang berkualitas dan merata. Maka penting sekali untuk terus menanamkan semangat belajar seumur hidup, sehingga anak-anak dapat mengembangkan potensi diri secara optimal. - Solidaritas
Jika anak indonesia sudah memiliki kepedulian makan akan mudah memiliki nilai dasar solidaritas, sebagai sebagai makhluk sosial, yang kerap berinteraksi dengan sesama, solidaritas mampu membangun hubungan positif dengan orang lain. Menumbuhkan semangat kebersamaan, persatuan, dan gotong royong di antara anak-anak, sehingga mereka mampu bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama.
Generasi Hebat dan Cerdas itu, Ada!
Beberapa waktu lalu, SMP Negeri 6 Kota Bekasi baru saja mengadakan Lomba Podcast. Ya Lomba Podcast! Ngobrol-ngobrol yang dijadikan lomba. Ide semacam ini tidak akan muncul kalau bukan dari generasi cerdas.

Lomba Podcast Antar Kelas ini adalah salah satu solusi cerdas dalam membangun generasi cerdas dan hebat.
OSIS SMPN 6 Kota Bekasi mengadakan lomba dengan mengundang perwakilan setiap kelas, mulai dari kelas 7 sampai dengan kelas 9.
Masing-masing perwakilan akan diberikan pertanyaan oleh host atau pembawa acara yang dipandu oleh Anggota OSIS secara bergantian. Obrolan santai seputar sekolah mereka jadikan bahan untuk Podcast. Pemenangnya adalah kelas yang paling banyak mendapat penonton atau viewer dan like.
Lomba ini berhasil memenuhi kebutuhan generasi saat ini yang memang akrab dengan dunia digital. Pihak sekolah yang mendukung dengan penyediaan peralatan podcast adalah salah satu bentuk nyata apa yang diharapkan pada Hari Anak Nasional 2025.
Siswa Bahagia karena melakukan yang mereka suka, Cerdas karena mereka membuat sebuah konsep luar biasa, Berani karena percaya diri tampil dalam sebuah obrolan yang direkam kamera, otomatis mereka Berakhlak mulia, sebab tidak akan asal asalan menjawab atau bersikap. Ketika harus mengumpulkan dukungan mereka membutuhkan sikap Peduli dan Solidaritas.
“Menurut saya sub tema -Anak Cerdas Digital: Aman dan Positif di Dunia Maya- sangat penting untuk anak-anak zaman sekarang. Karena kita hidup di era digital, hampir semua aktivitas terhubung dengan internet. Jadi sebagai anak, kita harus belajar bijak menggunakan dunia maya, bukan hanya untuk hiburan, tapi juga sebagai sarana belajar, berkarya, dan menyebarkan hal positif, ” ungkap Citra Vayera Gracia Sianipar, salah satu Anggota OSIS yang menjadi host pada Lomba podcast tersebut. “Program seperti lomba podcast kemarin adalah contoh yang sangat bagus sih..Selain melatih keberanian bicara dan berpikir kritis, kita juga belajar menyampaikan ide-ide yang baik di media digital,” tambah Putri kedua dari tiga bersaudara ini menegaskan.
Dara kelahiran Medan, Sumatera Utara ini, juga menyampaikan gagasan lain sebagai upaya yang dapat dilakukan. Gagasan Citra sebagai berikut:
- Diajarkan etika digital sejak dini di sekolah.
- Diberi ruang untuk anak membuat konten kreatif yang positif, seperti vlog edukatif, komik digital, atau karya seni online.
- Dan dibimbing agar berani melapor jika ada cyberbullying atau konten yang merugikan.
Siswi yang juga aktif mengikuti kegiatan Karate dan sudah banyak mengalungi medali ini, memiliki harapan mulia dalam rangka Hari Anak Nasional, “Harapan saya semoga semua anak Indonesia bisa tumbuh bahagia, sehat, dan bebas dari kekerasan. Saya juga berharap pendidikan di Indonesia makin merata, jadi anak-anak di pelosok juga bisa ikut berkembang dan berkarya.Dan yang paling penting, semoga semua anak bisa percaya diri dengan bakat dan mimpinya, tidak mudah menyerah, dan menjadi generasi yang membanggakan Indonesia. ”
Citra adalah satu dari sekian banyak anak Indonesia yang memiliki pemikiran luar biasa. Padanya ada juga harapan Indonesia tergantung di pundaknya. Tetap berkarya, berprestasi dan sukses untuk seluruh Anak Indonesia di mana pun berada.
SAPA 129
Menyelaraskan banyak harapan yang menginginkan anak Indonesia bebas dari kekerasan, sejak tahun 2021 Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) membuat satu layanan bernama Sapa 129. Layanan ini bertujuan untuk mempermudah akses bagi korban atau pelapor dalam melakukan pengaduan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.
- SAPA 129 dapat diakses melalui hotline 129,
- WhatsApp 08111-129-129,
- Formulir pengaduan online.

Setiap anak berhak mendapatkan perlindungan dan kasih sayang, tanpa takut ancaman atau perlakuan buruk.
Peristiwa apa saja yang dapat dilaporkan? Peristiwa kekerasan fisik, mental, seksual, atau bentuk kekerasan lain yang dialami oleh perempuan atau anak-anak. laporkan dengan Klik link website berikut https://laporsapa129.kemenpppa.go.id/
Selain akan cepat ditanggapi, keamanan korban terjamin, korban juga akan mendapat pendampingan psikologis, pemeriksaan kesehatan, visum, serta bantuan saat berurusan dengan pihak berwenang (kepolisian, rumah sakit, dll), serta pastinya korban juga kan mendapat pendampingan hukum.
Sambut layanan ini dan manfaatkan. Meski tidak mudah mempersiapkan generasi terbaik menuju Indonesia Emas 2045, namun berbagai usaha dan kebijakan telah disediakan.
Ayo minimalisir berbagai kejadian yang mampu menodai perjuangan dan pencapaian program tersebut. Sebab masyarakatlah garda terdepan yang paling tahu kendala yang dihadapi. Maka bantu pemerintah dengan menjadi orang terdepan yang melawan kekerasan.
Anak Terlindungi menuju Indonesia Emas 2045: Hentikan Kekerasan Sekarang!
Penulis
Dasuciana





