Serba-serbi Transformasi Sistem Kesehatan
Kanal-kesehatan.com – Artikel terkait Transformasi Kesehatan ini dihadirkan langsung oleh Dr. dr. Trihono, MSc, beliau adalah seorang tokoh yang kerap berkontribusi dalam program-program kesehatan. Menariknya artikel terkait Transformasi Kesehatan ini akan diterbitkan secara berkala oleh kanal-kesehatan.com sebelumnya silakan menyimak pengantar Dr Trihono sebagai berikut.
Pengantar:
Sewaktu dihantam badai Pandemi Covid-19, sistem kesehatan nasional kita ternyata belum sigap untuk mengatasinya. Meskipun demikian bangsa Indonesia termasuk beruntung karena dapat dengan cepat merubah pola penaganan menjadi sentralistik, melakukan intervensi yang seimbang antara injak gas dan rem, sehingga kesehatan masyarakat tidak terpuruk, sementara ekonomi tetap bisa kembali tumbuh. Namun pengalaman itu menelorkan gagasan untuk melakukan transformasi sistem kesehatan, agar lebih siap dan sigap dalam menanggulangi pandemi dan mempercepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Sejak tahun 2022, kementerian kesehatan telah mencanangkan Transformasi Sistem Kesehatan yang meliputi enam pilar. Mulai saat ini Kanal Kesehatan secara berkala menyampaikan serba-serbi transformasi sistem kesehatan, guna memberi ruang kepada pembaca untuk mengetahui lebih lanjut atau memberikan saran terhadap jalannya transformasi ini.
Kementerian Kesehatan melukiskan transformasi sistem kesehatan seperti digambarkan sebagai rumah di bawah ini.

Transformasi sistem kesehatan yang dicanangkan Kemkes meliputi 6 pilar yaitu:
- Transformasi layanan primer yang meliputi beberapa komponen yaitu:
- Edukasi penduduk: penguatan peran kader, kampanye dan membangun gerakan, melalui platform digital dan tokoh masyarakat
- Pencegahan primer: penambahan imunisasi rutin menjadi 14 antigen dan perluasan cakupan di seluruh Indonesia
- Pencegahan sekunder: skrining 14 penyakit penyebab kematian tertinggi di tiap sasaran usia, skrining stunting dan peningkatan ANC untuk kesehatan ibu & bayi
- Meningkatkan kapasitas dan kapabilitas layanan primer: revitalisasi jejaring dan standardisasi layanan Puskesmas, Posyandu, Labkesmas & kunjungan rumah
- Transformasi Layanan Rujukan, meliputi:
- Meningkatkan akses dan mutu layanan sekunder dan tersier
- Pengembangan jejaring layanan penyakit prioritas, perbaikan tata kelola RS pemerintah
- Transformasi Sistem Ketahanan Kesehatan, meliputi:
- Meningkatkan ketahanan sektor farmasi dan alat kesehatan yaitu produksi dalam negeri 14 antigen vaksin imunisasi rutin, top 10 bahan baku obat, top 10 alkes by volume & by value
- Memperkuat ketahanan tanggap darurat: tenaga cadangan tanggap darurat, table-top exercise kesiapsiagaan krisis
- Transformasi Sistem Pembiayaan Kesehatan:
Regulasi pembiayaan kesehatan dengan 3 tujuan: tersedia, cukup, dan berkelanjutan; alokasi yang adil; dan pemanfaatan yang efektif dan efisien
- Transformasi SDM Kesehatan
Penambahan kuota mahasiswa beasiswa dalam & luar negeri, kemudahan penyetaraan nakes lulusan luar negeri
- Transformasi Teknologi Kesehatan, meliputi:
Pengembangan dan pemanfaatan teknologi, digitalisasi, dan bioteknologi di sektor kesehatan, baik teknologi informasi maupun bioteknologi
Melihat besarnya perubahan dalam transformasi sistem kesehatan ini, perlu sosialisasi yang luas, agar semua pemangku kepentingan, baik sektor kesehatan, lintas sektor maupun masyarakat yang menjadai subyek pelayanan kesehatan, dapat mengetahu arah transformasi ini, sehingga dapat berjalan dengan lancar dan tepat sasaran.
Kanal Kesehatan akan mengisi rubrik ini secara berkala, dengan topik yang berganti-ganti dan merupakan penjabaran lebih lanjut dari 6 pilar transformasi ini. Tentu saja rubrik ini juga terbuka untuk para pembaca untuk menyampaikan pertanyaan lebih detail, juga gagasan, masukan atau kritik yang membangun, agar transformasi ini bisa berjalan dengan baik dan mengena ke sasaran.
Silakan tulis pertanyaan di kolom komentar dan sertakan pertanyaan dengan diawali kata Transformasi Kesehatan agar dapat segera kami tanggapi.





